Seminggu terakhir ini, ada beberapa hal yang disampaikan oleh orang lain kepada saya. Bukan cuma tentang mengisi KRS, bukan cuma tentang liburan, tapi tentang saya. Orang lain bicara kepada saya tentang saya. Awalnya agak ‘kaget’ juga, tapi saya dengan sangat cepat (Alhamdulillah mulai bisa :p) merespon hal-hal ini sebagai bentuk atensi yang luar biasa buat saya. (Intermezzo : lagi suka font Corbel, nih :p)
1. Few people said kalau saya makin GENDUT dan BULET. Dalam seminggu, ada lima orang ngomong gitu. Eh, kemarin sehari udah nambah dua. Malah ada yang parah banget. Jadi, saya kan lagi makan di sebuah tempat makan terbuka. Dua temen saya ngeliat dari kejauhan. Yang satu bilang, “Itu Sekar ya, yang lagi makan?”. Yang satu lagi bilang, “Ah, bukan. Sekar nggak segendut itu kali.” Dan ternyata yang lagi makan itu emang SAYA. Jadi ya SAYA SEGENDUT ITU. This is one of things that must be concerned dan harus ditindaklanjuti.
Solusi : OLAHRAGA, makan teratur dan SECUKUPNYA, jalankan itu resolusi yang terkesan sekedar mimpi itu, Sekar!
2. Salah satu dosen mengingatkan saat saya menyelesaikan urusan akademik untuk persiapan semester II di kampus hari ini, “Nanti semester II Sekar jangan ngantuk-ngantuk lagi, ya.” Saya manggut-manggut. Itu penyakit saya yang paling parah kayaknya, ngantuk meskipun sudah tidur. Kopi gak mempan, yang ada malah bikin mual. Dari SMA, yang namanya tidur ini gak bisa diganggu gugat. GAWAT.
Solusi : OLAHRAGA, tidur yang cukup dan kalau bisa TERATUR, atur ulang jadwal kegiatan, manajemen waktu, prioritaskan kegiatan yang penting, jangan kebanyakan ngobrol ngalur ngidul, jangan kebanyakan main, jangan kebanyakan online kalau gak penting, LAKUKAN HAL-HAL YANG PENTING DULU.
3. Satu dosen lagi mempertanyakan kenapa jawaban saya pas UAS kurang lengkap atau kurang komperhensif, tidak seperti jawaban saya pas UTS. Dugaan beliau bahwa persiapan saya kurang, harus saya akui penuh kebenaran. UAS kemarin saya belajar tidak maksimal. Terlalu ngalah sama rasa ngantuk, lelah, waktu belajar malah dipakai tidur. Kesalahannya adalah pada sistem belajar saya yang SKS, Sistem Kebut Semalam. Payah. Ditambah ketika sedang mengerjakan, terlalu malas untuk menguraikan panjang lebar dengan benar. Intinya, KACAU.
Solusi : Bikin pola belajar yang stabil jadi gak bergantung pada SKS, manajemen waktu, re-schedule jadwal belajar, OLAHRAGA biar badan fit, perhatikan dosen saat belajar di kelas.
Kesimpulannya, SAYA HARUS OLAHRAGA. Hehehe. Ditambah mulai mengesampingkan hal-hal yang mengganggu konsentrasi (karena saya unitasking banget) dan konsisten terhadap jadwal yang dibuat. Doakan saya bisa berubah ke arah yang lebih baik, yaa! SEMANGAT!!!