Satu Tahun di kineforum!

Alhamdulillah, akhirnya gw satu tahun di kineforum! Sebenernya itu kemarin, tanggal 4 Maret, tepat pas gw ulang tahun. Tapi berhubung kondisi kesehatan gw lagi menyebalkan, jadi baru bisa nge-post sekarang, deh!

 Yap yap yap. Gw udah satu tahun jadi volunteer kineforum. Maka dari itu, gw berniat untuk membagi cerita-cerita gw selama satu tahun di kineforum. Jadi, jangan bosen kalau beberapa blog berikut akan penuh cerita-cerita kineforum. Pada tahu kan, kineforum apa? kineforum itu bagian dari programnya Dewan Kesenian Jakarta, dia adalah tempat pemutaran film-film alternatif, baik klasik maupun kontemporer, bahkan film-film eksperimental. Buka blognya aja, yaa! hehehe..

Untuk di blog kali ini, gw akan bercerita bagaimana gw bisa tercemplung ke kineforum. Jadi, ketika gw kelas X SMA, gw ternyata menemukan teman yang memiliki beberapa minat yang sama, terutama hal-hal baru dan sedikit non-mainstream. Her name is Negi. Dan ketika itu, gw ngeliat di sebuah surat kabar, ada Festival Film Perancis. Waktu itu kira-kira tahun 2006.  Tempatnya di Taman Ismail Marzuki, di 21 Studio 1. Akhirnya gw ama Negi decide buat nonton salah satu filmnya, dan berangkatlah kita kesana.

Pas nyampe di sana, di depan bioskop ada mba-mba (yang ternyata itu adalah Mba Putri!), duduk di belakang meja. Negi memberanikan diri bertanya, “Mba, ada screening, ya?”. Si Mba-mba itu pun menjawab, “Iya..”. Setelah bertanya-tanya, akhirnya kita tahu bahwa Festival Film Perancisnya telah usai! Tapi ternyata malah ada film lain yang gw ga ngerti deh itu apaan. Akhirnya setelah dipikir dan dipikir, daripada kita capek-capek udah kesana tapi ga nonton, kita nonton lah filmnya. Dikasih tiket masuk sama si Mba, ada tulisannya “Art Cinema” (dulu namanya belum kineforum). Kalau ga salah, kita bayar goceng, lima ribu.

Sebentar menunggu, tiba-tiba pintu Studio 1 dibuka. Tiket kita dirobek sedikit. Terus kita masuk. We were little bit shock, karena ternyata di studio cuma kita berdua. Dan setelah lampu dimatikan, kita masih cuma berdua! And you know what, ternyata filmnya film bisu gitu, kayak Charlie Chaplin tapi bukan dia. Untung filmnya kocak, jadi gw ama Negi ketawa sepuas-puasnya, berhubung di dalem bioskop cuma kita berdua. Pas filmnya selesai, tapi lampunya belum menyala, jadi gw ama Negi masih berharap akan ada film berikutnya untuk diputar, eh ternyata selesai.

Sejak saat itu, gw ngerasa itu sebagai pengalaman tak terlupakan! Dan tempat itu pula tempat yang tak terlupakan! Karena tempat itulah, gw kembali lagi sering berkunjung ke TIM dan menikmati kesenian kembali. Thank you, Art Cinema and kineforum!

Next : Lowongan Volunteer dan Pertama Kali Jaga!

Iklan

One comment

  1. baihaqi · Maret 6, 2008

    besok beli pin-nya aaaaah :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s