Syukuran Angkatan 2008 SMA N 8 Jakarta

 

Apa sih yang bisa kita lakukan sebagai ungkapan rasa syukur kita terhadap Tuhan, ketika kita mendapatkan sesuatu yang membahagiakan? Salah satunya adalah dengan berbagi. Hal inilah yang menjadi pilihan siswa-siswi angkatan 2008 SMA N 8 Jakarta untuk bersyukur untuk kelulusan SMA, diterima di Perguruan Tinggi yang diinginkan, maupun ajang doa bersama bagi beberapa teman lain yang baru saja ikutan SNMPTN dua hari sebelumnya. Para alumni yang ‘fresh graduate’ dari SMA ini memilih berbagi dengan adik-adik mereka di beberapa panti asuhan.

 

 

Pada tanggal 5 Juli 2008, sekitar pukul 9 pagi, Ruang OSIS SMA N 8 tampak ramai. Sebagian besar yang meramaikan ruang tersebut memakai jaket bertuliskan Delapan 2008, yakni jaket angkatan 2008. Ada yang sibuk menyampul kardus, ataupun mengklasifikasikan kardus, maupun sibuk mencari lakban atau gunting. Tertera di beberapa kardus tulisan “Manggarai” dan “Tebet”. Setelah semua tampak rapih dan waktu yang menunjukkan pukul 10 menjelang setengah 11, mereka pun dikumpulkan oleh –sebut saja- panitia untuk dibriefing lebih jelas. Jadi, dari sekitar 30-40 orang yang hadir, akan dibagi dua kelompok. Satu kelompok menuju panti asuhan yang berada di Tebet, kelompok lain ke panti asuhan yang berada di Manggarai. Setelah itu, kedua kelompok akan bertemu kembali di Panti Asuhan Sayap Ibu di daerah Kebayoran.

 

Baik di Manggarai maupun di Tebet, kedua panti asuhan sama-sama berada di dalam gang-gang kecil. Acara di kedua panti asuhan tersebut tidaklah banyak, hanya sekedar sambutan, persembahan dari panti asuhan yang bersangkutan, serta pemberian snack (seperti yang di acara ulang tahun). Untuk barang-barang, sembako, dan dana, hanya diserahkan secara simbolik. Melihat kondisi panti asuhan tersebut, sepertinya cukup baik karena ada kegiatan pendidikan yang berjalan di sana, meski beberapa anak bersikap ‘nakal’. Yang membuat tampak miris adalah perbandingan panti asuhan yang kecil itu dengan beberapa rumah mewah yang berada di depan gang..

 

                                                            

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Di Sayap Ibu, tampak beberapa anak-anak di sana sudah sibuk lari-lari dan meminta gendong pada “Mama” dan “Papa” mereka dari SMA 8. Dapat dilihat dari kondisi mereka, bahwa tidak semua anak-anak tersebut memiliki kondisi yang normal. Melihat mereka saja rasanya air mata sudah menjerit minta keluar. Anak tersebut memeluk, bergelayutan, pada siapa saja yang mereka ingin. Tak henti-hentinya mereka berlarian kesana kemari. Mereka tampak “liar” ketika melihat kamera, karena saling berebutan ingin menjepret mengunakan kamera. Ketika makan siang bersama, mereka tampak tenang menikmati makanan, ada juga yang tampak nyaman makan di pangkuan para ‘tamu’, tanpa mereka kenal itu siapa.

 

  

 

Setelah acara makan siang, ada juga acara bagi-bagi hadiah. Anak-anak tersebut harus menjawab pertanyaan maupun mengikuti ‘perintah’ beberapa kakak untuk mendapatkan tas, tempat pensil, maupun gelas. Rasanya bahagia sekali melihat mereka bisa tersenyum, tertawa, dan senang melihat tempat pensil maupun tas baru mereka. Rasa bahagia itu rasanya spesial sekali. Mungkin ada rasa sesal menyerbu, mengapa selama ini selalu mengeluh karena pacar ga bales SMS atau ga bisa jalan ke Mall karena dilarang mama papa, sedangkan mereka, sama sekali tidak tahu ayah ibu mereka..

 

Kemudian, dengan dipimpin salah satu orang dari pihak SMA 8, semua yang ada disitu berdoa bersama, memanjatkan rasa syukur atas kebahagiaan yang diberikan saat itu, maupun atas kelulusan dan hal-hal lainnya. Setelah berdoa, dilanjutkan dengan shalat Dzuhur bersama, kemudian foto bersama. Ketika pulang, ada rasa bahagia yang tinggal di dalam hati setiap mengingat senyuman yang muncul di wajah adik-adik tersebut..

 

[sebenernya mau masukkin foto hasil jepretan mereka, tapi lama banget :( oiya, foto2 diatas adalah hasil jepretan gema, fida, dan gw.]

Iklan

One comment

  1. taya car · Maret 10, 2009

    wihh . .keren ??

    acara.a ada dari taun brap ? ?

    tiap tahun biasanya pada menyelenggarakan acara syukuran, tapi beda-beda tergantung panitia tiap tahunnya. kebetulan angkatan 2008 kemarin, konsep acaranya kayak gini. begitulah :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s