Happy Eid Mubarak 1429 H

 

Hari ini jalanan sepi. Semua orang udah pada mudik. Tapi, hari ini SMS rame. Semua pada ngucapin selamat hari raya Idul Fitri dengan beragam cara. Most favourite SMS adalah SMSnya Coro, tapi gw juga suka semua SMS yang lain. Ada yang bikin sedih, karena ada yang ga bales SMS gw :-( But, it’s fine! Seneng karena bisa ngumpul sama keluarga, meski nyokap ga bisa ikutan gabung karena masih terbaring di ranjang rumah. Tapi ada beberapa yang berkunjung, jadi nyokap bisa merasakan silaturahmi keluarga di hari bahagia ini.

 

Begitulah.

 

Senengnya Jakarta sepi. Bisa menikmati jalanan tanpa stress. Untung gw kuliah di Serpong dan ngekost di sana, jadi udah lama ga ngerasain kemacetan. Sumpah ya, gw udah ga sanggup berada di tengah kemacetan lagi. Beneran deh, ngebayangin yang namanya macet aja, gw udah ga sanggup.

 

Bicara apa lagi ya?

 

Lagi kagum banget sama Tuhan. Tuhan emang luaaaaaaaaaar biasaaaaaaaaa baik banget, deh! Tuhan punya waktu dan momen terbaik untuk setiap INDIVIDU. Individu. Kebayang gak? Setiap tubuh, diberikan semua yang terbaik. Tapi kenapa kita sering merasa Tuhan gak adil? Karena kita manusia. Faktor manusia itu kuat banget sebagai sesuatu yang ga bisa memanfaatkan apa yang Tuhan berikan. Dikasih alam melimpah ruah, bukan dijaga, malah dieksploitasi. See?

 

Kenapa gw lagi kagum sama Tuhan? Menurut gw, dari setiap hal yang kita miliki dan kita alami, selalu ada hal positif yang bisa kita ambil. Tapi ga selalu ada hal negatif dalam setiap apapun yang kita punya, kan? Dan lagi-lagi, kenapa ada hal negatif, cenderung faktor manusia lagi yang ambil peran di situ.

 

Dan bersyukurlah karena ada budaya mudik di sini. Karena dengan adanya mudik, maka sebagian besar pembantu, pada mudik. Dan kalau pembantu pada mudik, mereka bisa happy karena bertemu keluarga sambil rehat sejenak, dan para majikan bisa merasakan gimana kerjaan para pembantu. So fair, isn’t it?

 

Meski gw pribadi ga tahan kalau harus mudik, karena bisa stress sendiri. Hahaha.

 

Tuhan, terima kasih atas segala nikmatMu yang luar biasa BERLIMPAH. Terima kasih atas nafas, tawa, bahagia, canda, kata, cinta, keluarga, jejak, uang, kue, ketupat, sayur, SAMBEL GORENG ATI, hujan, SEMUANYA yang Kau berikan padaku dan pada kami. Alhamdulillah :-)

Iklan

One comment

  1. baihaqi · Oktober 5, 2008

    si tante sakit apa Kar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s