The Tudung Girl!!

Tudung adalah istilah yang digunakan orang Malaysia akan kata kerudung. Kalau di Indonesia, denger kata tudung, selalu kepikiran tudung nasi. Waktu itu gw kenalan sama seorang sutradara muda Malaysia, dan begitu gw meng-email dia dan nanya apa dia inget gw atau nggak, dia bilang, “Yap, i still remember. You’re the tudung girl!”

Waktu di 8, gak sedikit siswanya yang pakai kerudung. Gw pun memutuskan pakai kerudung, sejak gw masuk 8. Mayoritas siswanya pun beragama Islam. Tapi, masuk UMN, kampus gw tersayang ini, ga sedikit hal yang harus gw sesuaikan. Apalagi dengan tampilan gw yang berkerudung..

Di UMN itu, mahasiswa yang beragama selain Islam banyak lho. Kalau dulu di 8, pas puasa, kan anak2 yang gak puasa malah pada ke kantin. Nah, kalau sekarang di UMN, waktu kemarin orientasi kan pas puasa, pas istirahat adalah pas jam makan siang. Jadi justru yang pada puasa yang ‘menghilangkan’ diri. Hmm, sebelumnya gw mau bilang, gw nulis ini sebagai sebuah fakta, pure fakta. Gak ada opini-opini, gw mencoba bercerita jujur. Jadi, jangan ada yang negative thinking ya. Kalau ada apa-apa, konfirm langsung ke saya..

Karena itu lah, gw ini jadi SANGAT GAMPANG DIKENAL. Di kelas, cuma gw doang yang pakai kerudung. Jadi kalau lagi ngebahas tentang Islam gitu, biasanya mata dosen langsung mengarah ke mata gw, seakan gw ini expert dengan keagamaan gw. Kalau ada contoh-contoh yang berkaitan dengan agama atau religiusitas, maka simbol yang dari agama Islam, pasti gw. Apa yang gw rasakan? Huah, gw malu setengah mati. Man, ilmu keagamaan gw gak sedalam itu. Mending yang dalam, yang permukaan aja gw suka gak tau. Tapi di sisi lain, itu memotivasi gw untuk menjadi seorang religius yang sejati, seperti yang pernah diajarkan di mata kuliah Religiusitas :D Dan mengikuti kata Dosen Sosiologi ketika sedang menjelaskan Interaksionisme Simbolis, bahwa sebaiknya simbol-simbol keagamaan itu gak sekedar aksesoris.

Kasus yang kedua. Gw adalah satu-satunya yang berkerudung di UKM Fotografi. Nah, untuk jadi anggota, kita dikasih beberapa tugas yang berkaitan kita harus mencari kakaknya di kehidupan kampus sehari-hari. Gw yakin banget, sebenernya kakaknya gak ada yang kenal gw sama sekali. Tapi karena gw pakai kerudung, pas gw ngerjain tugas itu, mereka pasti tau kalau gw tuh calon anggota UKM itu. Kalau gw gak ngapa-ngapain, disangka gw gak ngerjain tugas. Kalau gw ngapa-ngapain, kakaknya akan mencari cara gimana caranya biar gw kesulitan mengerjakan tugas itu. Well, kisah ini sudah lewat sih. Dan berakhir dengan indah :D

Wah, pokoknya jadi gampang dikenal banget deh. Satu lagi, dosen MK Multimedia aja kalau minjem mukena, langsung nyari gw. Padahal gw paling males kalau bawa mukena. Gawat deh. Yah, begitulah. Tapi kehidupan yang menarik sih yang gw jalani. Gw makin open mind, dan hey people.. feel free to talk about anything di depan muka gw. Karena terlepas gw berkerudung apa nggak, lo lebih bisa menilai gw apakah hati gw sudah di’kerudung’i atau tidak.

Deal? :D

Iklan

One comment

  1. rayhannainsideout · Oktober 31, 2008

    ewww. famous doong kauu. hehehe.

    Semoga semakin religius! -nadiaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s