Everybody’s CHANGING.

Say i’m a totally conservative. Why? Karena gue susah sekali menerima perubahan. Gak semua, tapi tertentu. Jelas, gue mendukung moto Obama yang CHANGE. Tapi beberapa hal penting dalam hidup gue secara pribadi, sangat gue tidak suka kalau itu berubah. Hmm, gak suka terlalu emotif. Sulit terima, lebih tepat tampaknya.

Belakangan ini, gue sering banget ngomongin perubahan. Bokap aja udah ngasih gue wejangan kalau gue harus mulai bisa nerima perubahan karena emang semua berubah (termasuk di dalamnya perihal kepergian Bunda). Otak gue mulai bisa menerima, tapi hati gue masih nggak (inti masalah hidup gue ada di pertentangan intuisi dan logika). Banyak banget hal-hal yang udah jadi bukti betapa susahnya gue menerima perubahan. Dari gue gak mau IPS angkatan gue ada dua kelas karena gue ngerasa udah turun-temurun IPS cuma satu kelas, sampai gue lebih suka si Kate Beckinsale di film Pearl Harbour ‘jadi’ sama si Ben Affleck, karena dia adalah pacar pertamanya, dibanding dia sama si Josh Harnett. Gue bahkan sebel sama si Josh karena terkesan dia ngerebut dan si Kate gak setia sama di Ben (hahaha, sok akrab).

Gue pun lagi ngerasa salah seorang yang gue sayang sedang berubah. Berubah perilaku, sikap, dan anggapan dia ke gue. Sedangkan gue, justru masih menginginkan dia yang biasanya, yang dulu. (Wait, setelah gue ingat-ingat, kok malah kayak lagunya ST12, yaa? Sh*t.) Gue pun tidak menemukan alasan mengapa dia berubah karena segala ketidakjelasan yang gue temui. Semakin gue bertanya-tanya, tampak dia semakin risih. Jadilah, gue sempat galau dan sebagainya.

Hal ini terjadi ke gue berulang kali tanpa gue bisa menyikapinya dengan bijak dan sederhana. Selalu gue buat rumit dan gue tampak bodoh dan rugi sendiri. Sesuatu yang terlalu cepat, terlalu impulsif, penyelesaiannya tidak begitu menyenangkan (lagi-lagi gue tau perihal ini, tapi tetep aja impulsif). Akhirnya gue mencoba memutuskan untuk menyayangi dia dengan ikhlas. Tanpa gue remas keras-keras, karena akhirnya dia hanya akan meronta-ronta minta lepas.

So, gue sekarang lagi sangat berjuang untuk menyikapi segala sesuatunya dengan mengikutsertakan otak gue untuk berperan. Juga berjuang agar hati gue tidak terlalu dominan. Semoga dia pun menerima ini sebagai pesan dalam sinyal-sinyal yang tak terucapkan. Gue mencoba berdiri sendiri dengan segala keyakinan bahwa, love is still about giving. Gue mencoba tidak posesif, tidak egois, dan cukup memberi.  Bahkan memberikan lo ruang, memberikan lo jarak dengan gue, yang mungkin selama ini terlalu dekat padahal membuat lo gak nyaman. Lantas gue akan mencoba untuk mengalir, seperti air yang tanpa dosa bergulir.

Tapi. Kalau ELO butuh sesuatu, meski elo tidak mengharapkan itu dari gue, percaya deh.. gue gak bakalan ninggalin lo karena lo itu muara buat gue. Mau gue kemana-mana dan menjelajahi apa, gue tetap akan berujung ke elo, dan gue bahagia akan apapun yang membuat lo bahagia. Bahkan kalau gue harus berubah layaknya Power Ranger, untuk menjadi bayangan kalau elo tidak suka gue sebagai sesuatu yang nyata. Lo cuma perlu percaya, hehehe.

 

Keane said..

You’re gone from here
Soon you will disappear
Fading into beautiful light
‘cos everybody’s changing
And I don’t feel right

…but everybody’s changing and I don’t feel the same

Iklan

2 comments

  1. Jagoan · April 14, 2009

    hidup enak kok dibikin susah. yaude seh gak usah mikir yang aneh. hahhahhaaa

    i wish i could.

  2. ardo · Agustus 3, 2009

    atw hidup susah dibikin enak? semua org berubah dan perlu perubahan. salah satu hukum wajib dalam kehidupan.hehe..

    atau hidup emang kudunya tuh susah? luka aja kalau mau sembuh pake gatel duluu. hohohoho.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s