Aneh

aneh      / anéh/ a berbeda dng yg biasa kita lihat (dengar dsb); ajaib; 2ganjil

Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat

Apa yang aneh dengan kata aneh? Apa yang aneh dari orang aneh?

Saya dapat cerita dari seorang teman sekaligus junior saya di kampus, kalau teman sekelasnya, perempuan, ada yang aneh, juga annoying. Karena terlalu sering SMS tidak penting dan selalu menanyakan hal-hal yang sudah dijelaskan berulang kali. Apalagi kalau SMS, semua akhir kalimatnya selalu dikasih tanda tanya. Dan beragam lagi cerita yang mengundang tawa karena selalu penuh kutipan kata-kata ajaib yang keluar dari mulutnya atau tingkah lakunya yang.. aneh.

Ada juga junior saya yang perilakunya unik. Seorang bocah laki-laki berkacamata, duduk di perpustakaan kampus sendirian sambil memegang komik Benny and Mice. Kata teman saya, dia lantas tertawa terbahak-bahak sambil menunjuk-nunjuk isi buku. Pernah juga saya melihat dia, sendirian, menunggu sesuatu di depan lobby kampus. Entah karena bosan atau apa, lalu ia berjalan ke arah mobil yang diparkir dekat situ. Kemudian, layaknya film-film laga di bioskop, atau seperti Mr. Bean di film Mr. Bean in Holiday, ia menyatukan kedua tangannya sehingga menjadi sebuah pistol, lantas bergerak seperti mengintai musuh.

Satu lagi cerita tentang teman saya yang kuliah di jurusan filsafat. Rambutnya keriting dan mengembang. Dia pernah menyatakan bahwa “Tuhan itu Capung”. Lantas saya dan teman-teman saya yang mendengar itu hanya bisa tertawa.

Well, saya mentertawakan ketiga orang itu. Saya pernah mentertawakan mereka semua. Kenapa? Karena buat saya mereka aneh dan kenapa bisa-bisanya mereka seperti itu.

Namun, kemudian ada muncul sedikit rasa bersalah karena pernah mentertawakan mereka, karena mungkin saja ternyata mereka tidak aneh. Mereka hanya butuh orang yang memahami mereka. Dan itu bukan saya. Bukan juga orang-orang yang mentertawakan mereka. Lantas, kalau saya tidak bisa memahami mereka, apakah saya ada hak untuk menilai mereka? Am i right for being so damn judgmental about them?

Dan saya pun tidak berhak untuk menilai salah orang-orang yang mentertawakan mereka.

Iklan

4 comments

  1. mentayaku · Agustus 1, 2010

    Betul betul, mereka/kita hanya butuh orang yg memahaminya.
    Kenapa kutambah “kita”?, karna bagi mereka justru kitalah yg belum mampu memahami apa yg telah mereka pahami.
    hahahaha… :-).

  2. yogi · Agustus 1, 2010

    hahahha gw tau nih orangnya mba….

    makanya jangan diledekkin mulu tuh orangnya hahahaha

  3. mentayaku · Agustus 1, 2010

    Nda bisa koment lg dah :-) …lama2 ketahuan. Wkwkwk
    http://www.mentayaku.wordpress.com <= skalian promosi hahaha.

  4. olivrs · Agustus 1, 2010

    mungkin saya orang yg sudah sering mencoba untuk memahami satu diantara mereka, tp hasilnya tetap “zero” dan hanya bisa tertawa :D
    terkadang merasa kasihan sih, tapi mau gimana lagi :))

    hahaha bener banget. ya gak apa-apa sih, cuma ya gue ngerasa aja, ada kalanya mereka perlu dilihat dari sisi yang lain, gak selalu sebagai orang yang ‘aneh’. begitu lah, hehe. semangat ya kamuuuu! -sekar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s