Relevansi Masa Lalu dan Kini

Setelah kemarin mengutak-ngatik blog untuk tugas akhir, hari ini saya menemukan kembali kegembiraan mengutak-ngatik blog pribadi ini. Ditambah lagi mungkin berakhirnya semester enam, seharusnya lebih banyak waktu bagi saya untuk lebih produktif. Saya sedang mencoba, semoga saja.

Hari ini iseng-iseng mengetik nama saya dalam kolom search engine Google. Lalu, ada satu link yang menarik yakni link blog teman SMA saya yang sudah lama tidak bersua, Alia Prawitasari. Terbuka lah gambar di bawah ini.

Saya merasa lupa pernah menulis itu. Sudah lama ternyata. But well, apa yang tertulis di situ sangat relevan dengan apa yang saya rasakan kini. Saya bisa begitu tertarik dengan seseorang yang begitu sentimentil dan ‘terluka’ karena ditinggalkan. Bahkan, saya bisa jatuh cinta dengan seseorang karena ke-melankolia-annya. It feels bad, and i don’t want anyone else feels how bad it is.

Ternyata saya belum banyak berubah. Hanya saja saya jadi berpikir betapa naifnya saya berharap bahwa tidak ada orang yang terluka dan merasa sendirian. Betapa naifnya ada keinginan untuk mengubah seseorang agar ia lebih kuat. Well, ternyata  bukan kebahagiaan aja yang riil ketika berbagi. Rasa sakit dan perih juga only real when shared.

Thanks, Al, for reminding me something. It feels good when you found someone out there feels the same way, too. Berbagi ‘kerapuhan’ bukan untuk berbagi the ungrateful feelings, cuma saja itu jadi cara untuk tetap bertahan. To admit that we’ re not strong enough. And no one can change you, except yourself. Persoalannya cuma seputar izin sang waktu.

Jadi, relevansi masa lalu dan kini adalah repetisi perasaan yang sama dengan definisi yang berbeda karena ada revisi sehingga terus diperbaharui. Mungkin seperti skripsi. Sekian.

Iklan

7 comments

  1. bestari · Juni 24, 2011

    masih sekar yang sama, salah satu pemikir favorit saya sepanjang masa

    • amaliasekarjati · Juni 24, 2011

      aaaaa, bebessss. lebai dahhh, but thanks anywaaaayyyy! justru karena temenan sama orang macam lu jadi belajar mikir. ketemu dooong!

      • bestari · Juni 24, 2011

        it’s a fact, gw jarang muji orang dan itu bukan pujian *shrug* :))
        hayu, kapan sob? masih suka fotografi? mau berpetualang ke perpustakaan terbesar ke asia tenggara sambil bercengkrama dengan teman lama di starbucks sananya?

      • amaliasekarjati · Juni 25, 2011

        zzzz, yah up to you dah bes. bahaha, mending ketemu di kineforum. perpus terbesar se asia tenggara lo bermasalah tuh, ahahaha. aku lebih suka nongkrong di kantinnya FE :p

  2. penarijari · Juni 25, 2011

    sukaaaaaa… theme-nya baru ya!

    • amaliasekarjati · Juni 25, 2011

      sabi ya, fan? hahaha. makasih :* komentarin tulisannya kekkkk!

  3. iniblogsaia · Juli 1, 2011

    aih baru liat ada namakyu di blogmuu xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s